Search This Blog

Sunday, February 12, 2012

Tantangan Sutan Bathoegana



Sutan Bhateogana, anggota DPR RI dari Partai Demokrat juga sebagai Sekretaris Fraksi Partai Demokrat. Wajahnya cukup  familiar bagi kita, karena sering tampil di Televisi terlebih bila ada isu panas yang berkaitan dengan Partai Demokrat. Memilik gaya yang "khas" khususnya dalam menyampaikan pendapat atau bila sedang berdebat, sehingga publik rasanya sulit melupakan gaya pria yang satu ini.

Lahir pada tanggal 13 September 1957, lulus Akademi Teknik Nasional Jogja (1982) , STIE Jagakarsa, Jakarta (1996), Pasca Sarjana STIE Jakarta (2003). Memiliki ketegasan namun juga humoris...Setidaknya itulah gambaran beliau yang tetulis dalam website DPRRI.

Diduga terlibat oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi
pengadaan dan solar home system (SHS) di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) 2009. Nama Sutan Bhatoegana disebut-sebut dalam persidangan terdakwa kasus dugaan korupsi proyek SHS, Ridwan Sanjaya. Dalam dakwaan Ridwan disebutkan, perusahaan pemenang tender proyek SHS merupakan titipan DPR. (Kompas-26 November 2011)

"Saya kasih anda Rp500 juta bila bisa menunjukkan bukti (keterlibatan), kalau tidak bisa, anda cukup bayar saya Rp500 ribu saja plus berhenti berprofesi sebagai wartawan," kata Sutan di Gedung Parlemen, Jumat 25 November 2011. (Vivanews).............. Truss lanjutannya sekarang "pegimana" yak...???

Karikatur Sutan Bhatoegana dalam edisi kali ini, masih disajikan dalam sampul majalah Seenclick (mungkin tidak akan pernah terbit)... Gambar di buat dan diolah di aplikasi  Adobe Illustrator

7 comments:

  1. Karikaturnya bagus dech..tapi sayang majalahnya tidak terbit ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sweethyamore : nunggu investor....wk..wk..

      Delete
    2. butuh brapa seh ? :D
      #sambil sok ngeluarin dompet :3

      Delete
    3. Si Galau : Ampyuuuunnn dech bozz

      Delete
  2. Saya suka karikaturnya sob hehe yg buat pasti seorang seniman..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah biasa aja bro arman..... Thx...

      Delete
    2. Ah biasa aja bro arman..... Thx...

      Delete